Translate

Sabtu, 28 Desember 2013

ETIKA BEPERGIAN DALAM HAJI DAN UMROH

1. Niat yang Benar
2. Istikharah (Minta Dipilihkan)
3. Bermusyawarah (Minta Pendapat)
4. Minta Maaf dan Membebaskan Diri dari Hak-Hak Orang lain
5. Meminta Izin kepada Orang Tua
6. Menulis Wasiat
7. Menugasi Seseorang untuk Menjaga dan Melindungi Keluarga yang Ditinggalkan
8. Mempelajari Manasik Haji dan Umroh
9. Taubat yang Tulus
10. Membawa Bekal (Biaya Hidup) Secukupnya
11. Memilih Teman yang Baik
12. Jumlah Rombongan Hendaknya tidak Kurang dari Tiga Orang
13. Wanita tidak Boleh Pergi kecuali Disertai Mahram
14. Pamitan kepada Keluarga dan Handai Taulan
15. Disunnahkan Berangkat pada Hari Kamis kalau Mungkin
16. Berpagi-pagi ketika Keluar Rumah (Berangkat)
17. Memilih Pemimpin Rombongan
18. Memilih (Mencari) Transportasi yang Baik
19. Senantiasa Berdzikrullah
20. Memperbanyak Doa
21. Saling Menyayangi dan Kerja Sama antara Jama‘ah
22. Selalu Komit pada Sunnah Saat Istirahat di Perjalanan
23. Memelihara Anggota Badan dari Hal-Hal yang Diharamkan Allah
24. Amar Ma‘ruf Nahi Mungkar
25. Menahan Diri dari Menyakiti Orang Lain
26. Menjauhi Kata-Kata Kotor, Perbuatan Fasik, dan Perdebatan atau Perteng­karan Saat Haji dan Umroh
27. Memperbanyak Tafakkur
28. Bersungguh-sungguh untuk Komit pada Sunnah dalam Manasik
29. Sibuk Menjelaskan Sunnah kepada Orang Lain
30. Membantu dan Melayani Orang Lain
31. Senantiasa Bertakwa kepada Allah
32. Memelihara Shalat pada Waktunya
33. Memperbanyak Sedekah
34. Segera Pulang jika Telah Selesai Melakukan Ibadah Haji
35. Singgah Dahulu di Masjid dan Shalat Dua Raka‘at Sebelum Masuk Rumah Saat Pulang
36. Memberikan Hadiah dan Oleh-Oleh kepada Keluarga dan Karib Kerabat
37. Membuat (Menyediakan) Makanan untuk Orang-Orang